Home » Berita

Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Terima Kunjungan Kehormatan Education Malaysia Indonesia, Kedutaan Besar Malaysia Jakarta

13/04/2016

Jakarta–Belmawa.   Direktur Jenderal Belmawa Kemenristekdikti Intan Ahmad menerima kunjungan kehormatan Menteri Penasihat (Pendidikan) Dr. Juzhar Jusoh dan Atase Pendidikan Mohd Hidayat Mohd Sauffi dari Education Malaysia Indonesia, Kedutaan Besar Malaysia, di Jakarta  

Dalam diskusi tersebut Juzhar Jusoh menyampaikan secara umum tentang data mahasiswa/i warga Negara Malaysia yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia, ada sejumlah 4.417 mahasiswa Malaysia di Indonesia dengan sebaran sebagai berikut : wilayah Jawa (Bandung, Bogor, Indramayu, Jakarta, Malang, Surabaya, Yogyakarta) sebanyak 1.807 mahasiswa dan wilayah Sumatera ( Aceh, Medan, jambi, Pekan Baru, Padang, Palembang) sebanyak 2.029 mahasiswa serta wilayah lainnya ( Bali & Makasar) sebanyak 581 mahasiswa. Dengan sebaran sebanyak 60,6% untuk memilih bidang kesehatan, 27,6% memilih bidang agama dan 11,8% memilih bidang lainnya.

“Dengan banyaknya mahasiswa/i Malaysia yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia, tentunya,  banyak permasalahaan yang timbul dan harus diselesaikan secara bersama dengan Direktorat Jenderal Belmawa”.  Demikian disampaikan Juzhar Jusoh.

Juzhar Jusoh juga menambahkan, “tujuan kami kesini untuk mendapatkan informasi terkait perlunya peningkatan kerjasama antar kedua negara dibidang pendidikan tinggi”

Menanggapi usulan kerjasama tersebut, Intan Ahmad menjelaskan secara singkat tentang kondisi pendidikan tinggi di Indonesia dan menyambut baik usulan tersebut dan akan ditindak lanjuti dengan program-program bersama kedepannya.

Dalam diskusi juga disampaikan beberapa topik bahasan yaitu: 1. pelaksanaan No Objection Certificate (NOC) kepada mahasiswa/i Malaysia di luar negeri, 2. Panduan permohonan ijin pelajar luar negeri ke perguruan tinggi Malaysia, 3. Pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa/i Program Profesi Dokter (UKMPPD) dan Uji Kompetensi Mahasiswa/i Program Profesi Dokter Gigi (UKMPPDG), dan 4. Kerjasama Pendidikan Tinggi antara Malaysia dan Indonesia. (EM/Editor/HKLI)