Home » Berita

Perjuangan Uji Kompetensi Ners di STIK Muhammadiyah Pontianak

05/04/2016

Pontianak – Belmawa.   Neti, salah satu peserta Uji Kompetensi Diploma III Keperawatan yang berasal dari daerah Sekadau-Kalimantan Barat, dengan susah payah diantar sang kakak menuju Kota Pontianak guna mengikuti Uji Kompetensi yang diadakan di STIK Muhammadiyah Pontianak. “Saya takut terlambat kalau naik kendaraan umum, mengingat jalan di daerah saya yang belum baik kondisinya, makanya saya diantar kakak naik motor selama 9 Jam,” cerita Neti ketika ditemui pada saat karantina setelah mengikuti CBT (Computer Based Test).

Pada periode ini 100 peserta mengikuti uji kompetensi untuk regional Kalimantan, para peserta tidak hanya berasal dari Kalimantan saja, tetapi ada juga yang berasal dari Padang, Indramayu, Kuningan dan Semarang.

Menurut Urip Rahayu selaku Panitia Pelaksana Pusat mengatakan, “STIK Muhammadiyah terlah disurvei oleh panitia pusat guna pelaksanaan ujian ini, dan ternyata layak ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan ujian,” kata urip yang juga dosen di Universitas Padjajaran ini.

Sementara itu Supriadi, S.Kep.MHS selaku Ketua STIK Muhammadiyah mengaku merasa bangga dan suatu kehormatan ketika kampus yang dipimpinnya mendapat kepercayaan dari Kemenristekdikti sebagai tempat uji kompetensi ini, “Kami akan terus meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan, agar para peserta merasa nyaman dan tenang dalam melaksanakan Ujian Kompentensi ini,” ungkap Supriadi.

Pada tanggal 2 s.d. 3 April 2016, Uji Kompetensi Keperawatan berlangsung secara serentak dilaksanakan seluruh Indonesia untuk menghasilkan perawat-perawat yang profesional dan memiliki jiwa keperawataan dalam menghadapi persaingan ke depan yang jauh lebih berat dan memiliki banyak tantangannya. (GPK/editor/Febi)