Home » Berita

Arahan Dirjen Belmawa Kemenristekdikti dalam Rakor Pimpinan Kopertis Wilayah XIII Aceh

25/03/2016

Jakarta – Belmawa.   Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti , Prof. Intan Ahmad memberikan arahan pada acara Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan Kopertis Wilayah Aceh pada 23 Maret 2016. Hadir dalam acara ini Koordinator Kopertis Wilayah XIII, Sekretaris Pelaksanan Kopertis dan jajarannya serta 64 pimpinan perguruan tinggi swasta di wilayah Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Intan menyampaikan bahwa Presiden Jokowi mengamanatkan para Eselon 1 Kementerian dan Lembaga  untuk turut membantu dan bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu hidup manusia. Dan salah satunya dengan menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkualitas yang membutuhkan pelatihan dan  pendidikan”.  Rapat koordinasi tersebut sehari sebelumnya dibuka secara resmi oleh Prof. Mohammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi  di Hotel Millenium Jakarta.

Disisi lain, Intan Ahmad selalu mengingatkan kepada para Akademisi, Mahasiswa dan Masyarakat pada umumnya bahwa dalam waktu yang dekat, Indonesia akan menyongsong  Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Hadirnya  MEA sebagai bentuk kerja sama ekonomi antar negara-negara di ASEAN membuat kompetisi bakal terjadi secara ketat, Indonesia sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, mau tidak mau , harus mempersiapkan dirinya dengan baik untuk menghadapi era persaingan tersebut. Bahwa ini sebuah realitas dan  menyebut realitas tersebut dengan globality, yaitu era baru yang ditandai dengan kemunculan berbagai bentuk kompetisi global.

Rapat Koordinasi Pimpinan Kopertis Wilayah XIII Aceh PTS ini diharapkan dapat memberikan masukan terkait peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kualitas  lulusan yang menjadi landasan penting bagi tercapainya peningkatan daya saing bangsa. Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Belmawa Kemenristekdikti sedang mengembangkan Pendidikan Tinggi yang bermutu guna menghasilkan lulusan yang mampu secara aktif mengembangkan potensinya dan menghasilkan ilmu pengetahuan yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu juga dapat menghasilkan lulusan yang dapat berpikir secara kritis dan menjadi warga negara yang mempunyai empati dan berpengetahuan serta meningkatkan jumlah kualitas dan kuantitas tenaga terdidik dan terampil sehingga siap berkompetisi dan bersaing di masyarakat maupun di dunia kerja.

Di akhir paparan, Dirjen. Belmawa  mengingatkan peserta rakor  agar saling menghormati satu sama lain, saling mengerti tentang perbedaan,  kerja sama yang baik, sehingga dalam mengambil keputusan mendapatkan hasil yang baik dan sehat. (SR/Editor/HKLI)