Home » Berita

Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Temui Mahasiswa Bidikmisi Universitas Palangka Raya

08/03/2016

Palangkaraya – Belmawa.   Didin Wahidin, Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, di dampingi Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra,  dan Kasi Kesejahteraan Maslina Sembiring melakukan Dialog dengan Mahasiswa Penerima Bidikmisi di di Auditorium Rahan Universitas Palangkaraya-Kalimantan Tengah,  pada  4 April 2016.  

Dalam dialog yang penuh dengan keakraban , Didin Wahidin, yang juga Doktor lulusan UPI Bandung ini  mengatakan “Hampir 300 ribu Penerima Bidikmisi dari tahun 2010, sekiranya 47 ribu sudah menjadi alumni, sisanya masih kuliah,”  . Beasiswa Bidikmisi menjadi salah satu cara pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Pasalnya, penerima bidikmisi yang berasal dari kalangan kurang mampu, namun berprestasi bisa menuntaskan kuliahnya tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun.

“Tahun lalu pendaftar mencapai 370 ribu lebih mahasiswa. Terkait kejujuran kami berupaya melakukan verifikasi, memeriksa, sampai mengunjungi kediaman mahasiswa tersebut. Namun, terkadang ada mahasiswa asal Papua misalnya, kuliah di Sumatera, sehingga sulit untuk melakukan kunjungan. Itu salah satu kasus saja, secara umum Bidikmisi tepat sasaran,” kata  Didin.

Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan kuota Penerima Bidikmisi sebanyak 60 ribu dengan Anggaran sebesar Rp. 2,96 Triliun, buat para Penerima yang sedang berkuliah dan yang akan mengikuti seleksi di tahun ini.

Sementara itu, Rektor UPR, Ferdinand sangat menyambut baik kedatangan Rombongan dari Ditejen Belmawa, “Selamat datang dikampus UPR, kampus ini telah berusia 53 tahun, sudah banyak menghasilkan tokoh-tokoh di Kalimantan Tengah”, selanjutnya Guru Besar Universitas Palangka Raya ini mengatakan  ”UPR saat ini masih menampung 3325 orang Mahasiswa Penerima Bidikmisi.  Itu tercatat dari tahun 2010 sebanyak 250 orang, 2011 ada 320 mahasiswa, 2012 sebanyak 650 orang, 2013 ada 750 mahasiswa, 2014 sebanyak 935 orang dan tahun 2015 sebanyak 990 orang, Yang ada saat ini angkatan 2012 hingga 2015. Kalau penerima bidikmisi angkat 2010 dan 2011 semua sudah lulus. Kita berharap dengan peningkatan dan tetap sasarannya program Bidikmisi ini dapat meningkatkan APK pendidikan tinggi di Provinsi Kalteng,” pungkasnya. (gpk/editor/HKLI))