Home » beasiswa

Ditjen Belmawa Terus Meningkatkan Kualitas Profesi Dokter Gigi

19/02/2016

Mahasiswa dokter gigi harus mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG) untuk menjamin kualitas dokter gigi yang mumpuni. Untuk itu Ditjen Belmawa bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) untuk menyusun UKMP2DG. “Uji kompetensi ini digunakan sebagai alat uji bagi calon dokter gigi, selain itu juga dapat dijadikan alat ukur kualitas institusi pendidikan dokter gigi,” terang M. Dharma Utama, Ketua Panitia Nasional UKMP2DG, pada rapat evaluasi UKMP2DG yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 11 Februari 2016 yang lalu.

Lebih lanjut Dharma menjelaskan tentang hasil UKMP2DG per-disiplin ilmu di kedokteran gigi dimana hasil kelulusan dibanding dengan yang tidak lulus sangat signifikan perbedaannya. Data ini dapat dijadikan dasar bagi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan untuk melakukan pembinaan pada institusi pendidikan serta disiplin ilmu yang belum memberikan hasil memuaskan pada uji kompetensi peserta didiknya.

Perwakilan dari PDGI, Hananto Seno yang hadir pada rapat evaluasi tersebut berharap agar kerjasama yang telah terjalin selama ini dalam penyelenggaraan uji kompetensi bagi calon dokter gigi dapat terus berlanjut. Hal ini, menurutnya, sesuai dengan yang diamanatkan oleh undang-undang penerbitan sertifikat kompetensi bagi dokter gigi baru tetap dilakukan oleh KDGI, suatu badan fungsional di bawah organisasi profesi dokter gigi PDGI.

UKMP2DG telah ditetapkan sejak akhir tahun 2014, dan sampai saat ini telah 6 kali pelaksanaannya oleh Panitia Nasional UKMP2DG. Sebelumnya sejak tahun 2004 uji kompetensi dilaksanakan setelah mahasiswa menjadi dokter gigi melalui Uji Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (UKDGI) yang diselenggarakan oleh Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI). Saat ini Direktorat Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa menjadi lembaga yang diamanahkan untuk memfasilitasi uji kompetensi dokter gigi.

Kualitas Pendidikan Dokter Gigi kini meningkat
Sehari sebelumnya (10/2/2016), wakil dekan akademik institusi pendidikan dokter gigi se-Indonesia dan para juri independen rembug karya untuk penentuan nilai batas lulus yang berhulu pada Standard Setting. Ketua Panitia Nasional UKMP2DG menyambut baik hasil standard setting yang menunjukan peningkatan kualitas lulusan institusi pendidikan dokter gigi.

Acara Standar Setting UKMP2DG dihadiri oleh Direktur Penjaminan Mutu, Aris Junaidi dan Kasubdit Kompetensi Lulusan, Rahayu Retno Sunarni, serta beberapa staf Direktorat Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa.

Dalam pengarahannya, Aris Junaidi menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Dokter Gigi merupakan ukuran mahasiswa yang berkompeten menjadi profesi dokter gigi. Hasil Uji kompetensi juga dapat menjadi salah satu pertimbangan bahwa program studi penyelenggara telah menuju ke kualitas mutu, dan tentunya mendorong perguruan tinggi untuk selalu melakukan evaluasi sehingga dapat memperbaiki prosentasi kelulusan mahasiswanya yang tentunya sejalan dengan menjamin mutu lulusannya. (Retno/Editor: Febi dan L4)