Home » Berita

Uji Tulis Nasional PPG/SM3T dan PPGT Berjalan Lancar

19/01/2016

Semarang – Belmawa.  Sebanyak 2.571 peserta PPG/SM3T angkatan III dan 348 peserta PPGT angkatan I secara serentak telah melaksanakan Uji Tulis Nasional (UTN) pada 16 dan 17 Januari 2016 di beberapa Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). UTN kali ini berjalan dengan lancar, tanpa adanya hambatan teknis yang berarti. Peserta pun merasa nyaman dan senang mengikuti UTN.

Demikian disampaikan oleh Sugiyanto, Kepala Badan Pengembangan TIK (BPTIK) UNNES). Hasil pemantauan Tim Ditjen Belmawa juga membenarkan kelancaran penyelenggaraan UTN ini. Ujian dilakukan berbasis komputer dan online, melalui online test management system yang dikembangkan BPTIK UNNES. Adanya permasalahan seperti soal yang tidak muncul, user dan password bermasalah, dan lain-lain dengan cepat dapat segera diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat sehingga tidak mengganggu proses berjalannya ujian.

Kegiatan UTN PPGT Angkatan I dilaksanakan oleh 10 LPTK penyelenggara yaitu: Universitas Negeri Padang; Universitas Negeri Jakarta; Universitas Pendidikan Indonesia; Universitas Negeri Semarang; Universitas Negeri Yogyakarta; Universitas Negeri Surabaya; Universitas Negeri Makasar; Universitas Negeri Manado; Universitas Negeri Bengkulu; dan Universitas Sanata Dharma.

Sementara UTN PPG/SM3T Angkatan III diselenggarakan di 16 LPTK, meliputi Universitas Negeri Medan; Universitas Negeri Padang; Universitas Pendidikan Indonesia; Universitas Negeri Jakarta; Universitas Negeri Semarang; Universitas Negeri Yogyakarta; Universitas Negeri Surabaya; Universitas Negeri Malang; Universitas Negeri Makasar; Universitas Negeri Gorontalo; Universitas Pendidikan Ganesha; Universitas Syiah Kuala; Universitas Riau; Universitas Nusa Cendana; Universitas Mulawarman dan Universitas Sanata Dharma.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti Intan Ahmad, secara intensif memberikan perhatian penuh dengan mengerahkan jajarannya yang dikoordinir oleh Direktur Pembelajaran, Paristiyanti Nurwardani untuk selalu memantau berlangsungnya pelaksanaan UTN secara langsung. Dalam kesempatan yang sama Dirjen Belmawa bahkan terjun langsung meninjau penyelenggaraan ujian sebelum dan saat pelaksanaan ujian di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Bali. Bagi Intan Ahmad, apresiasi yang luar biasa perlu disampaikan kepada seluruh penyelenggara ujian di LPTK dan Tim IT yang dikoordinir oleh UNNES karena masing–masing pihak memiliki dedikasi, komitmen, koordinasi dan komunikasi yang solid, sehingga UTN dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Di sela-sela peninjauan, Direktur Pembelajaran sempat berbincang dengan beberapa peserta. Semua peserta menyatakan siap untuk ujian dan lega telah menyelesaikan UTN sembari berharap lulus semuanya. Pada saat diajukan pertanyaan kepada peserta, “Apakah setelah lulus nanti masih termotivasi untuk mengabdi di daerah 3T sebagai guru?” Sebanyak 13 peserta menyatakan bersedia. Meskipun demikian, sebagian dari mereka menyampaikan perlunya persyaratan seperti: mendapat ijin orang tua bagi yang wanita, 2) mendapat formasi sebagai PNS, 3) mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pemangku kepentingan terkait, khususnya Pemda setempat.

Terkait dengan ujian bidang studi matematika, beberapa peserta pun berharap agar waktu ujian ditambahkan dari 90 menit menjadi 120 menit. Pun halnya, untuk pelaksanaan ujian ulang, sebagian besar berharap agar diberi jeda waktu antara 1 – 2 minggu setelah pengumuman dan diberi tambahan pendalaman materi atau drilling.

“Kami hanya berharap agar hasil pelaksanaan PPG/SM3T dan PPGT selama ini dapat memberikan hasil dan manfaat yang mendukung masyarakat Indonesia meningkat kemakmuran dan kesejahteraannya melalui pendidikan yang bermutu dan berdaya saing dalam wadah NKRI dari Sabang sampai Merauke,” harap sebagian besar peserta. (Eni S/Belmawa, editor: L4).