Home » Berita

Revisi Peraturan Menteri No. 154 Tahun 2014: Penataan Gelar Lulusan Program Studi yang Sesuai Dengan Rumpun Ilmu dan KKNI

23/11/2015

Saat ini terdapat sekitar 3000 lebih perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (statistik jumlah perguruan tinggi,

http://forlap.dikti.go.id/perguruantinggi/homegraphpt).

Dengan jumlah perguruan tinggi yang begitu banyak, bisa dibayangkan juga betapa banyaknya jumlah program studi serta gelar bagi lulusan yang ada di Indonesia. Untuk itulah perlu dibuat sebuah aturan yang mengatur tentang gelar dan tata cara penulisan gelar lulusan program studi pada perguruan tinggi yang dilakukan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 154 Tahun 2014 Tentang Rumpun Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Serta Gelar Lulusan Perguruan Tinggi, namun seiring dengan penggabungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (yang sebelumnya berada di bawah Kemdikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi, perlu dibuat sebuah revisi pada peraturan sebelumnya (Permen no. 154 tahun 2014) dan ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sehingga menjadi sebuah produk peraturan tersendiri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Revisi Peraturan Menteri Nomor 154 Tahun 2014 diharapkan nantinya akan menjadi acuan bagi institusi pendidikan tinggi untuk menetapkan dan menentukan gelar dan tata cara penulisan gelar bagi lulusan sebuah program studi. Manfaat penataan nomenklatur ini adalah selain menata dan mengatur penamaan gelar yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia serta aturan rumpun ilmu yang sudah ditetapkan, juga untuk menyelaraskan nama-nama gelar lulusan program studi di Indonesia dengan lulusan program studi di luar negeri yang sama sehingga dapat diakui secara Internasional.