Home » Berita

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia untuk Pendidikan yang meng-Indonesia

23/11/2015

Untuk mengakomodasi kebutuhan negara dalam mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di masyarakat, Kemenristekdikti menyusun Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kerangka kualifikasi ini menjadi pedoman pelayanan prima bagi masyarakat dalam mengelola lembaga pendidikan.

Untuk mengakomodasi kebutuhan negara dalam mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di masyarakat, Kemenristekdikti menyusun Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kerangka kualifikasi ini menjadi pedoman pelayanan prima bagi masyarakat dalam mengelola lembaga pendidikan.

Laman KKNI pun akan diluncurkan setelah Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 tahun 2013 dikeluarkan. Dalam laman KKNI, selain memuat berita, laman ini juga akan memuat berbagai informasi tentang peraturan-peraturan, panduan-panduan, dan capaian pembelajaran.

KKNI gambarSelain itu, KKNI akan menjadi fondasi dalam relevansi antara kompetensi yang ada dengan capaian pembelajaran yang diperoleh, pembelajaran sepanjang hayat dan akuntabilitas penyelenggara pendidikan.

“Kita berharap Harapan laman KKNI ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal mobilitas tenaga kerja Indonesia dan mobilitas mahasiswa dan dosen,” terang Paristyanti Nurwardhani, Direktur Pembelajaran di Dirjen Pembelajaran dan Mahasiswa.

Menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum

Di sisi lain dalam upaya pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, yang mengacu pada KKNI, Kemenristekdikti menyelenggarakan workshop Training of Trainer (5-7/11/2015) di Hotel Bidakara Jakarta. Kegiatan yang melibatkan lebih dari 140 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diselenggarakan untuk menyamakan persepsi tentang pengembangan kurikulum berdasarkan KKNI dan prosedur penyusunan CP bagi kalangan perguruan tinggi se-Indonesia. Walaupun pemahaman peserta mengenai KKNI, SNPT dan Kurikulum bervariasi namun penyelenggaraan kegiatan ini mampu menghasilkan output kurikulum untuk berbagai program studi pada perguruan tinggi Politeknik se Indonesia.